Berahirnya Pasukan Jepang Di Irak

By in
No comments

Pada saat ini Irak telah mampu membangun negaranya secara mandiri sehingga Pemerintah Jepang menilai pemerintah Irak saat ini mampu untuk menyelenggarakan pemerintahanya sendiri sehingga pemerintahan jepang memutuskan untuk menarik pasukan dari Irak. Pernyataan tersebut di kemukakan langsung oleh kedutaan Jepang kepada indonesia pada saat di tanya oleh beberapa wartawan. Sebelumnya Jepang pernah mengirim kan pasukan ke Irak untuk mengatasi permasalahannnya guna untuk meningkatkan kesejahterahannya sehingga Jepang bergabung dengan pasukan internasional selama kurang lebih dua tahun.

Sekarang rakyat Irak telah memiliki pemerintahan seperti polisi dan hukum sendri sehingga berdasarkan kemajuan itu maka pemerintah Jepang memutuskan untuk menarik pasukannya dan selama menjalankan misi dengan Irak mereka tidak menembakkan senjata mereka dan tidak ada korban di pihak mereka. Kemudian misi yang di sepakati oleh negara Iepang dan Irak tersebut yaitu misi kemanusiaan mereka di Irak yang mencakup pembangunan sekolah, jalan 100 kilometer dan pemasangan mesin penyaring air. Dan rombongan terahir pasukan Jepang yang di tarik dari Irak tiba di Kuwait dan akan meninggalkan negara keemiran itu dalam waktu sepekan.

Sedangkan menurut AFP menteri pertahanan jepang yaitu Fukushiro Nukaga menyatakan bahwa sekitar 210 personel pertahanan udara jepang yang tertarik akan taruhan bola, yang mengangkut barang-barang non-militer ke negara Irak dari pangkalan udara yang berada di Kuwait dan akan tetep tinggal daam waktu tidak terbatas di negara Teluk tersebut. Nukaga mengatakan personel pertahanan udara Jepang akan tetep berada di Kuwait untuk mendukung pasukan multinasional dalam memperbaiki kondisi hidup rakyat Irak. Namun dia menekankan bahwa pasukan pertahanan udara itu akan mengangkut senjata dan amunisi.

Memberikan bantuan kemanusiaan dan melaksanakan pembangunan kembali merupakan tujuan utama pasuka Jepang dan sementara menjaga keamanan merupakan tujuan ke dua. Dan perdana mentri Junichiro Koizumi memerintahkan 600 prajurit Jepang meninggalkan Irak setelah pemerintahannya akan memikul tanggung jawab bagi keamanan provinsi tersebut. Walaupun pasukan Jepang telah meningggalkan irak namum kementrian Jepang masih mengawasi keamanan negara Irak tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *