Kunjungan Penasihat Perdana Menteri Jepang, Mr. Kentaro Sonoura ke Irak

Kerjasama antara dua negara mutlak dilakukan untuk kemajuan suatu negara dalam berbagai bidang. Dengan adanya kerjasama dan hubungan bilingual yang baik akna tercipta kerjasama dalam berbagai sektor kehidupan yang dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan suatu bangsa. Hal ini juga terlihat antara Jepang dan Irak, dimana kedua negara ini sudah menjalin kerjasama dan persahabatan dalam waktu selama 80 tahun.

Pertemuan Dengan Para Petinggi Republik Irak
Untuk mempererat persaudaraan antara Jepang dan Irak, Mr. Kentaro Sonoura selaku Penasihat Perdana Menteri Jepang melakukan kunjungan ke Baghdad, Republik Irak. Selama melakukan kunjungan tersebut, Mr. Mr. Kentaro Sonoura melakukan beberapa pertemuan penting dengan beberapa petinggi di Irak. Hal ini wajib dilakukan mengingat kedua negara sudah melakukan bekerjasama selama kurang lebih 80 tahun.

Selama di Baghdad, Mr. Kentaro Sonoura mengadakan pertemuan dengan Presiden Republik Irak, Perdana Menteri Republik Irak, Menteri Luar Negeri Republik Irak dan mantan Perdana Menteri Republik Irak. Pertemuan dilakukan pada tanggal 16 Desember 2018.

Dalam pertemuan dengan beberapa petinggi Republik Irak, Mr. Kentaro Sonoura menyampaikan ucapan selamat kepada Presiden Republik Irak terpilih, Barham Salih, yang baru saja menjabat selama kurang lebih 5 bulan ini sebagai kepala negara Republik Irak yang baru. Sebagaimana diketahui Barham Salih menggantikan presiden Irak terdahulu, Fuad Masum yang secara resmi berhenti menjabat sebagai kepala negara pada 3 Oktober 2018.

Hasil Pertemuan dan Pesan Yang Disampaikan
Dalam pertemuan kenegaraan tersebut Mr. Kentaro Sonoura menyampaikan ucapan selamat sebagai perwakilan dari Perdana Menteri Jepang, Mr. Shinzo Abe.atas terpilihnya presiden yang baru. Sleain itu ucapan selamat juga secara pribadi disampaikan Mr. Kentaro Sonoura di depan para petinggi Republik Irak yang hadir dalam pertemuan itu. Jepang jmenyambut baik pembentukan pemerintahan dan kabinet yang baru.

Penasihat Perdana Menteri ini juga mengucapkan selamat atas terbentuknya pemerintahan Republik Irak yang baru dan menyampaikan harapan yang terbaik untuk kemajuan Irak. Sebagaimana diketahui kondisi keamanan dan perekonomian negara ini sempat mengalami kemunduran karena perang yang terjadi.

Pembangunan infrastuktur dan ekonomi sedang dilakukan di segala aspek untuk kesejahteraan masyarakat Irak. Secara langsung, dia juga menyebutkan bahwa Jepang akan mendukung segala usaha Irak untuk membenahi dan membangun kembali negara tersebut.

Selain hal tersebut, dalam kesempatan ini, Mr. Kentaro Sonoura juga menyampaikan tentang kerjasama pengurangan pemakaian senjata. Hal ini mengacu pada pertemuan pejabar senior untuk mendukung penciptaan lapangan pekerjaan dan pelatihan kejuruan untul memfasilitasi pengurangan senjata di Irak. Pertemuan mengenai hal ini tejadi di Tokyo, Jepang pada bulan April 2018. Sesuai dengan pertemuan tersebut, pihak Jepang akan membantu membantu mempromosikan pengurangan pengunaan senjata bagi masyarakat dan membantu pembangunan perekonomian di Irak.

Pada kunjungan Penasihat Perdana Menteri Jepang, Mr. Kentaro Sonoura ke Baghdad pada Desember 2018, penasihat perdana menteri Jepang itu menyampaikan ucapan selamat kepada presiden Republik Irak terpilih dan pemerintahan yang baru saja dibentuk. Pemerintah Jepang akan membantu pembangunan perekonomian dan mempromosikan pengurangan penggunaan senjata bagi masyarakat Irak. Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya dalam kerjasama antara Jepang dan Irak yang sudah berlangsung kurang lebih selama 80 tahun.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *