Upaya Jepang Dalam Membantu Pemulihan Infrastuktur di Mosul, Irak

Upaya Jepang Dalam Membantu Pemulihan Infrastuktur di Mosul, Irak – Salah satu daerah yang terkena dampak paling parah selama timbulnya konflik di Irak adalah daerah Mosul, Irak. Mosul merupakan kota terbesar nomer tiga di Irak. Kota ini terletak di utara kota Baghdad. Pertempuran antara Irak dan ISIS dalam merebut kembali kota tersebut dari tangan ISIS telah menimbulkan banyak kehancuran dan kesengsaraan bagi masyarakat kota Mosul. Petempuran Mosul terjadi dalam kurun waktu 2 tahun yang dimenangkan oleh pihak Irak dengan didukung koalisi anti-ISIS. Akibat dari pertempuran tersebut adalah kehancuran kota yang besar. Banyak rumah dan kantor pelayanan masyarakat hancur akibat konflik perang tersebut. Diperlukan pemulihan infrastruktur secara menyeluruh untuk mengembalikan kejayaan kota Mosul.

Upaya Jepang

Jepang Danai Pemulihan Infrastruktur di Mosul
Dalam upayanya untuk merehabilitasi infrastuktur di Irak, Jepang membiayai pembangunan proyek yang dilakukan oleh Program Pemukiman Pemulihan Perkotaan Berbasis Masyarakat yang digawangi oleh PBB atau bisa disebut dengan UN-Habitat. Pembangunan kembali wilayah Zanjili di Mosul Barat manjadi titik awak proyek tersebut. Sebanyak 307 unit pemukiman siap pakai telah diserahkan ke pihak Irak untuk selanjutnya diberikan kepada masyarakat Mosul Barat yang telah kehilangan rumah mereka selama perang terjadi. Program penyerahan secara resmi dilaksanakan pada tanggal 6 Desember 2018.

Proyek tersebut Ikut Serta Melibatkan Masyarakat Sekitar
Dalam proyek pembangunan pemukiman tersebut, pihak pengelola melibatkan masyarakat Mosul dan para migran untuk ikut membantu membangun kota mereka yang hancur karena peperangan tahun 2017 silam. Hal ini bertujuan untuk memberikan pekerjaan yang dapat membantu mereka mendapatkan pemasukan untuk kebutuhan hidup. Para pekerja dan teknisi dari UN-Habitat dan saling bekerjasama sehingga memenuhi standar kualifikasi untuk pemukiman layak dan berkualitas untuk para warga Mosul.

Sekretaris Jenderal Dewan Menteri Irak, Mayor Jenderal dan Manajemen Krisis Sipil serta Gubernur Nineveh mengapresiasi program ini dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Jepang melalui UN-Habitat. Proyek ataupun program ini telah memberikan harapan dan semangat bagi masyarakat Mosul untuk bangkit dari keterpurukan.

Bantuan yang diberikan oleh Jepang melalui UN-Habitat ini adalah bantuan Internasional pertama di wilayah Mosul. Untuk kedepannya, diharapakan UN-Habitat dan Jepang dapat meluaskan kerjasama dalam pembangunan infrastuktur dan rumah murah bagi para rakyat Mosul yang pulang ke rumah mereka setelah dalam masa pelarian untuk menyelamatkan diri. Mereka memerlukan tempat tinggal untuk mengganti rumah mereka yang telah rusak terkena bom ataupun tembakan selama perang Mosul.

Dalam hal ini ucapan terimakasih dari kepala UN-Habitat disampaikan kepada pemerintah Jepang atas bantuannya dalam usaha pemulihan infrastuktur di Mosul yang rusak pasca perang. Dari data di lapangan, total telah berdiri 1600 unit pemukiman dari proses rehabilitasi dan pembangunan kembali rumah yang hancur akibat perang di Irak dan Mosul.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *